Ada yang nanya, Untuk Tabungan pendidikan anak Saya, Saya siapkan dalam bentuk emas batangan. Dah bener gak sih?
Saya jawab, jika tujuannya murni investasi untuk biaya pendidikan, dah benerlah. Return di atas 7%. Pastikan Saja, estimasi hasil investasinya cukup untuk biaya pendidikannya.
She:"Bagaimana dengan pengaruh inflasi untuk emas?
Me: "Biasanya jika inflasi naik, harga Emas juga naik, jadi amanlah"
Adalah benar jika Biaya pendidikan tidak selalu harus diprogram dalam bentuk polis asuransi. Banyak kok alternatif lain menyiapkan biaya pendidikan.
Intinya, Sepanjang salah satu atau kedua ortunya masih bekerja, apalagi jika punya aset, InsyaAllah, Anak-anak akan tetap sekolah.
SHE:"Nah kalau gitu, Lantas Apa kelebihan nabung pendidikan di Perusahaan asuransi, Mb Naning?"
ME: "Saya tanya dulu yaak, berapa rencana nominal biaya pendidikan yang Ingin Ibu persiapkan buat bayi Ibu? 300 juta, 500 juta atau 1M?"
Contoh, Ibu milih 500 juta, maka Saat Ibu memulai menyetor tabungan pendidikan Anak Ibu. Asumsi nyetor bulanan nih, Maka di saat yang sama Dana 500 juta itu sesungguhnya sudah ready di perusahaan. Akad sharing of risk, Mode ON.
Jadi jika tulang punggung berpulang dalam rentang waktu masa sekolah anak, Biaya pendidikannya bukan masalah lagi.
Daaan, benefit seperti Itu jelas Gak ada, jika menyiapkan biaya pendidikan dengan cara yang lain.
Jika tidak terjadi musibah?
Satu kata, Alhamdulillah!!
Artinya Dana 500 juta, insyaAllah akan sampai juga angkanya, kan yang ini bukan cuma produk asuransi semata, tapi investasi juga.
Jadi nabung di Asuransi mirip Fungsi Ban serep, berharap tak memakainya.
Tapi silahkan disurvey, yang smart tetep akan memilih membawa kemana-mana ban serepnya. Hehe..
#EduAsuransi
#TakafulKeluarga
#AsuransiPendidikan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar